Fakultas Ekonomi UST - Berita | Launching Kawasan Wisata Gunung Ireng

Launching Kawasan Wisata Gunung Ireng

2014-12-16 16:27:29


Kecamatan Patuk memiliki banyak potensi wisata yang belum digarap. Salah satunya adalah desa Pengkok yang mempunyai kawasan Gunung Ireng, Jurug Gede, dan Wisata Air Kali Oya. Padahal dengan adanya daerah wisata maka perekonomian masyarakat sekitar dapat meningkat. Menyadari hal tersebut, sejak tahun lalu, Fakultas Ekonomi UST mendampingi Rintisan Desa Wisata Pengkok mulai dari pembentukan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Pengkok, Pendampingan Olahan Kuliner, aspek legalitas, dan lain-lain. Sebagai pendorong terwujudnya rintisan desa wisata Pengkok, UST menerjunkan mahasiswa untuk melaksanakan KKN Tematik Rintisan Desa Wisata di Pengkok.

Pada hari Minggu (13/12/2014), dilaksanakan acara Pengenalan Gunung Ireng dan Launching Buku Sejarah Gunung Ireng di dusun Srumbung, Patuk, Gunung Kidul. Acara ini dihadiri oleh camat Patuk R.Haryo Ambar Suwardi, SH, M.Si., Dekan Fakultas Ekonomi UST Dr. Sahedhy Noor SK, MM, Ketua LPSD UST Dr. Sri Hermuningsih, MM, Sekretaris LP2M UST M.Rusnoto, M.S., dan Dosen Pembimbing Lapangan(DPL) KKN sekaligus pendamping rintisan desa wisata Pengkok Dewi Kusuma Wardani, SE, S.Psi., M.Sc., Ak.
Rangkaian acara terdiri dari launching buku sejarah Gunung Ireng, penandatanganan prasasti dan pemotongan pita yang menandai launching kawasan wisata Gunung Ireng, penanaman puspa Patuk dan pohon kepel, tracking, serta bazar produk kuliner khas Pengkok. Acara dimeriahkan karawitan "Mudolaras" dusun Srumbung dan tarian wong ireng. Kedua kesenian yang dimiliki dusun Srumbung ini dibangkitkan lagi oleh warga dengan pendampingan mahasiswa KKN padepokan 18 yang diketuai Rizky Aditya S. Hari sebelumnya, telah dilaksanakan pentas wayang kulit dan karawitan untuk mengucapkan syukur atas launching kawasan wisata Gunung Ireng pada hari Sabtu (29/11/2014).

Di bazar, disajikan makanan khas Pengkok nasi bakar merah putih, dawet lembong, emping garut, roti tales, dan ceriping pisang madu. Nasi bakar merah putih yang dikemas menarik diharapkan dapat menggantikan panganan arem-arem yang sudah biasa beredar di masyarakat.

Di Gunung Ireng, pengunjung dapat menikmati pemandangan alam dan sejarah dengan tracking menyusuri kawasan yang memiliki banyak spot menarik seperti Watu Lumpang, Watu Depok, Watu Lafadz Allah, Sendang Ayu. Apabila lelah, pengunjung dapat beristirahat di gazebo. Bagi pecinta alam, dapat mendirikan tenda di bumi perkemahan. Selain wisata alam, pengunjung dapat rafting, off road dengan jeep dan bermain air soft gun dengan menghubungi Pokdarwis terlebih dahulu.

Selanjutnya FE UST akan terus mendampingi proses legalitas Rintisan Desa Wisata Pengkok hingga mendapat pengesahan dari Dinas Pariwisata Gunung Kidul. Rintisan Desa Wisata ini merupakan salah satu upaya meningkatkan perekonomian masyarakat sehingga tidak lagi bergantung pada rentenir. Program ini sejalan dengan program dusun anti rentenir yang dilaunching pada hari Minggu (30/12/2014) di dusun Pengkok oleh Bapak Camat Patuk.