Dosen dan Mahasiswa Akuntansi FE UST Berkolaborasi sebagai Narasumber dalam Refreshing Penyusunan Materi Uji Kompetensi (MUK) Skema Bidang Konstruksi Teknik Sipil Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY)

Dosen dan Mahasiswa Akuntansi FE UST Berkolaborasi sebagai Narasumber dalam Refreshing Penyusunan Materi Uji Kompetensi (MUK) Skema Bidang Konstruksi Teknik Sipil Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY)

2022-09-26 14:44:41

...

Pada hari Jum’at, 16 September 2022, Master Asesor Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sekaligus dosen Akuntansi Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST), Dr. Dewi Kusuma Wardani, didampingi oleh dua mahasiswi dari Kelompok Studi Audit (KSA) FE UST Nur’aini dan Shelma Desinta Dukalaa melakukan kegiatan Pengabdian Mayarakat (Abdimas) yang bertajuk “Refreshing Penyusunan Materi Uji Kompetensi (MUK) Skema Bidang Konstruksi Teknik Sipil Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY)”. Peserta dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah dosen Teknik Sipil ITNY dan asesor Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) ITNY.

Kegiatan abdimas dilaksanakan secara daring melalui aplikasi zoom. Kegiatan ini diikuti oleh 12 orang dosen dari ITNY dengan pembicara adalah Dewi sendiri. Abdimas dengan tema ini sendiri secara khusus membahas, memaparkan sekaligus memberikan tips bagaimana cara menyusun materi MUK untuk Teknik Sipil.
Pembukaan acara dimulai dengan pembukaan oleh Ketua LSP ITNY, Diah Suwarti, yang menyampaikan mengenai proses pengajuan skema bidang konstruksi, di Lembaga Pengembangan Jasa Konstrusi (LPJK) maupun BNSP. Acara kedua adalah pengenalan pembicara dan dua mahasiswa KSA, kemudian pengenalan dosen-dosen ITNY.

Dewi menyampaikan bahwa sebelum menyusun MUK, asesor harus mengingat kembali mengenai competence based assessment, dimana seorang asesor harus mengumpulkan bukti yang dimiliki asesi dan membandingkannya dengan standar kompetensi kerja. Kompetensi tidak hanya mencakup aspek pengetahuan, namun juga aspek ketrampilan dan sikap. Kompetensi juga harus memenuhi 5 dimensi kompetensi, task skill, task management skill, contingency management skill, job role environment skill, dan transfer skill. Bukti yang dikumpulkan asesor harus berkualitas, yaitu bersifat valid, asli, terkini, dan memadai. Oleh sebab itu, proses asesmen harus menenuhi 4 prinsip asesmen, validitas, reliabilitas, flexible, dan fair. Seluruh hal tersebut harus diaplikasikan oleh asesor dalam penyusunan MUK agar berkualitas.

Contact Person:
Dr. Dewi Kusuma Wardani., SE, S. Psi., M.Sc., Ak., CA, CRM, BKP, ACPA (Master Asesor BNSP)


Ditulis oleh :
Nur’aini, Shelma Desinta Dukalaa, Dr. Dewi Kusuma Wardani, S.E., S.Psi., M.Sc., Ak., CA, CRM, BKP, ACPA